Selasa, 10 September 2019

Virtual Private Server

  • Definisi

VPS ( Virtual Privat Server ) adalah teknologi server side tentang sistem operasi dan perangkat lunak yang memungkinkan sebuah mesin dengan kapasitas besar dibagi ke beberapa virtual mesin. Tiap virtual mesin ini melayani sistem operasi dan perangkat lunak secara mandiri dan dengan konfigurasi yang cepat. Secara global VPS sering digunakan untuk Cloud Computing, Software Bot, Menjalankan Software robot forex (untuk trading), dsb.

VPS juga dapat di artikan sebagai sebuah metode untik mempartisi atau membagi sumber daya atau resource sebuah server menjadi beberapa server virtual. Server virtual tersebut memiliki kemampuan menjalankan operating system sendiri seperti layaknya sebuah server. Bahkan Anda dapat me-reboot sebuah server virtual secara terpisah (tidak harus mem-reboot server utama).

Kita dapat mengendalikan VPS ( Virtual Privat Server ) dengan Remote Access Dekstrop atau biasa di sebut pengendali jarak jauh, dengan menggunakan aplikasi seperti Putty untuk yang menggunakan OS windows dan Terminal untuk Linux.

  • Dasar-dasar VPS

  •  VPS bekerja seperti sebuah server yang terpisah. VPS memiliki processes, users, files dan menyediakan full root access.
  • Setiap VPS mempunyai ip address, port number, tables, filtering dan routing rules sendiri.
  •  VPS dapat melakukan configurasi file untuk sistem dan aplikasi software.
  • Setiap VPS dapat memiliki system libraries atau mengubah menjadi salah satu system libraries yang lain.
  •  Setiap VPS dapat delete, add, modify file apa saja, termasuk file yang ada di dalam root, dan menginstall software aplikasi sendiri atau menkonfigurasi root application software

Jenis-jenis VPS

Banyak orang yang menggunakan VPS, bila mana traffic website sudah meningkat jauh meninggalkan shared hosting dan upgrade ke VPS. ada berapa virtualisasi pada vps yaitu :
  1. Open Vz adalah jenis virtualisasi VPS dalam level sistem operasi dan bekerja dalam shared kernel (berbagi kernel). Merupakan tipe VPS yang paling umum ditawarkan karena tingkat penggunaan resourcenya cukup rendah, tapi ini mengakibatkan banyak hosting provider menjualnya lebih dari batas seharusnya (overselling). Jadi ada kemungkinan performa VPS anda malah akan turun seiring banyaknya VPS yang dijual untuk node (server) yang digunakan. OpenVZ tidak bisa menggunakan sistem operasi Windows, jadi sebelum terlanjur membeli dan bila ingin menggunakan Windows dalam VPS maka beli saja VPS jenis KVM. Sistem operasi yang ditawarkan umumnya adalah dalam parian Linux.
  2. KVM (Kernel-based Virtual Machine) adalah jenis virtualisasi VPS dalam level kernel. Jadi
    VPS anda bisa berinteraksi langsung dengan hardwarenya, inilah kelebihan KVM dibanding OpenVZ yang harus berkomunikas melalui sistem operasi. Kalau anda memerlukan virtualisasi penuh maka KVM adalah jawabannya.
    Bila anda ingin menginstall Windows, BSD atau Solaris maka anda harus menggunakan KVM. Karena memiliki akses langsung ke perangkat keras KVM biasanya memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan OpenVZ dengan jumlah memori yang sama.
  3. Xen HVM (Hardware Virtual Machine) merupakan tipe virtualisasi dalam tingkat kernel, jadi mirip dengan KVM. Kelebihannya adalah virtualisasi hardware secara penuh dibanding OpenVZ dan didukung oleh perusahaan Xen. Jadi umumnya kalangan korporat lebih memilih teknologi virtualisasi ini dalam mengelola Virtual Machine-nya.Merupakan jenis full virtualization maka Xen HVM bisa diinstall Windows. Secara popularitas HVM merupakan teknologi ketiga terpopuler yang ditawarkan di internet.
Microsoft Hyper-V adalah jenis virtualisasi VPS yang paling cocok kalau anda hanya berurusan dengan sistem operasi Windows. Sebaiknya anda menggunakan HyperV untuk Windows kalau biaya bukan hambatan bagi anda karena harganya akan sedikit lebih mahal dibandingkan jenis virtualisasi lainnya dan ini belum memperhitungkan biaya lisensi sistem operasi Windows. Bisa menginstall sistem operasi selain platform Windows kalau menginginkan, seperti Linux, BSD atau Solaris. Ini cocok bagi developer yang ingin menyatukan pengelolaan semua Virtual Machinenya dalam satu tempat. Apalagi control panel Hyper-V memiliki GUI (Graphical User Interface) yang tentunya akan mempermudah anda menangani VM di server tersebut.


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Mencari ilmu - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -